Alasan Mendel Memilih Kacang Ercis Sebagai Model Untuk Penelitiannya dalam Genetika

- Selasa, 14 Maret 2023 | 16:01 WIB
Gregor Mendel (Wikipedia) (Gregor Mendel (Wikipedia))
Gregor Mendel (Wikipedia) (Gregor Mendel (Wikipedia))

INFOTERKINI24.COM - Gregor Mendel, seorang biolog asal Austria, dikenal sebagai "bapak genetika" karena penemuan-penemuannya yang mendasar tentang pewarisan sifat pada tanaman.

Salah satu tanaman yang Mendel gunakan dalam penelitiannya adalah kacang ercis (Pisum sativum), yang menjadi alat penting dalam pengembangan teori genetika.

Mendel memilih kacang ercis untuk percobaannya karena tanaman ini memiliki beberapa keuntungan yang membuatnya cocok untuk studi genetika.

Baca Juga: Kamu Bermimpi Memiliki Anjing? Simak Artinya Disini

Pertama, kacang ercis memiliki siklus hidup pendek, hanya butuh waktu sekitar enam minggu dari biji hingga tanaman dewasa.

Hal ini memungkinkan Mendel untuk melakukan banyak percobaan dalam waktu yang relatif singkat.

Kedua, kacang ercis memiliki karakteristik genetik yang cukup sederhana, dengan hanya beberapa sifat yang diturunkan.

Baca Juga: Kamu Pernah Mimpi Tentang Bandara? Ini Artinya

Misalnya, Mendel mengamati sifat-sifat seperti warna biji (putih atau ungu), bentuk biji (bulat atau keriput), tinggi tanaman, dan letak bunga (terminal atau aksilar).

Sifat-sifat ini dapat dikendalikan dengan mudah dan sifat-sifatnya saling mandiri, artinya satu sifat tidak mempengaruhi sifat lain.

Ketiga, kacang ercis memiliki kemampuan untuk menghasilkan banyak keturunan dalam satu percobaan.

Baca Juga: Penggunaan Kata Bahasa Inggris 'Yet' dan Artinya

Mendel memanfaatkan fakta bahwa kacang ercis dapat berkembang biak dengan sendirinya melalui penyerbukan silang.

Hal ini memungkinkan Mendel untuk mengamati pola-pola pewarisan sifat yang konsisten pada keturunan.

Halaman:

Editor: Ana Desysiana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manfaat Air Putih Saat Berbuka Puasa

Kamis, 23 Maret 2023 | 07:55 WIB
X